Refleksi homeschooling 2025
Belajar Bertumbuh, Bersama Tahun 2025 menjadi tahun yang sunyi namun dalam. Tidak selalu terlihat ramai oleh karya atau capaian yang bisa dipamerkan, tetapi penuh dengan proses —proses belajar menjadi manusia, baik bagi anak-anak maupun bagi diriku sebagai orangtua dan pendamping belajar. Homeschooling di tahun ini kembali mengingatkanku bahwa belajar bukan tentang seberapa cepat anak bisa membaca, menulis, atau berhitung. Melainkan tentang bagaimana mereka merasa aman untuk bertanya, nyaman untuk mencoba, dan percaya bahwa dirinya dicintai apa adanya. Banyak hari yang berjalan perlahan. Ada hari-hari ketika rencana belajar tidak berjalan sama sekali, karena emosi lebih dulu meminta ruang untuk dipeluk dan dipahami. Aku belajar bahwa ritme keluarga adalah kurikulum utama kami. Ketika ritme terganggu — karena lelah, sakit, perubahan fase tumbuh kembang, kehadiran anggota baru di keluarga atau dinamika rumah — maka belajar pun perlu menyesuaikan. Dan itu tidak apa-apa. Tahun ini mengajar...